Bak Mati Suri


Udah kayak iklan permen di tipi ajah cuy!

Yoha.. kita orang mau bercerita tentang kesibukan (kapan lagi ga sibuk) seorang anak manusia yang sempat bersemedi selama 9 bulan (emang inget!) dalam kasih sayang seorang malaikat dunia. Yang selalu membelai dengan cinta dan meluruskan dengan ayat-ayat kasih sayang. Aih.. bunda.. ayah, jadi inget mereka yang sudah berbalut paut usia tua. Yang selalu saja membuatku merinding menahan kerinduan.

"Hah! Smangat!!! Ne cerita apa muhasabah sich?" Sambil benturin kepala ke tembok, meja, kursi, piring, sendok, nasi, sayur dan.. koq ada yang kurang ya? Maah............ lauknya mana? ups! inget Chaaaan.., kita orang ga di rumah!


Serius..serius... sudah lama tak bercerita bikin canggung saja. Kayaknya nerves ne gw. Stop! jangan ngeliat gw! ntar lo tertarik lagi! (mulai lebay mode on) Minggu -minggu desember akhir tahun ini banyak kali tugasku mulai tugas kantor buat 2 web ne salah satunya - sensor -, terus tour luar kota (jumpa fans!),jadi SPG di 2 Event (lah... tampang ga karuan ajah jadi SPG) sampai urusan pribadi mulai baca novel, buku ilmiah, coret-coret laptop (ngetik2 buku), makan, tidur, sendiri dan segambreng email pesen yang mesti di jawab.

Tapi parahnya gara-gara segambreng kesibukan itu, hoby nulisku terlantar ntah sudah berapa minggu tak ada puisi, flash fic, cerpen yang keluar dari otakku. Padahal kamus bahasa indonesia, jawa, sunda, japan, english sampai arab udah Chan tengok. Hasilnya mana? cuman bait2 ga nyambung yang sekarang sahabat baca ini! Ini aja mesti bersabar gara-gara mati lampu giliran. Tapi anehnya sich mati lampu koq Air PDAM juga ikut mati ya? Terus kompor gas masih idup, telephone juga idup. Kenapa ya? Kayaknya ada yang aneh! ckckckck..

"Ups! Mati lampu deh! Kamu sich berisik!"
"Ah.. paling mati suri ne lampu!"
"Aduh!"
"Napa Cuy? Gelap ya?"
"Iya neh salah masuk kamar! Pantesan basah!"
"Ya iya.. eta toilet bukan kasur kali! Emang kamu buta apa tuli sich?'
"Aku maa... rada dudul sama suka anech saja klo gelap gini!"
"!@#$%"
"Koq diem?Jangan-jangan mati beneran?"


Fiuh!!!!

Selamat Hari Raya Iedul Adha 1430 H




Selamat Hari Raye Iedul Adha 1430 H,
Semoga kita segera menyusul mereka menjadi tamu-tamu Allah dengan jamuan pahala syurga setelahnya. Amin...

NB:
Maksud di situ bukan menyusul jadi Kurban, tapi bisa secepatnya melaksanakan rukun Islam ke Lima. Apa itu adek-adek? Yups! Berangkat segera ibadah haji di tanah suci. Menjadi tamu-tamu Ilahi.

Kereta Jurusan Tegal...dan Negative Thinking ku


Kunjungan Dinas Chan ke kota Tegal undur 4 hari. Jadwal manggung di kota Tegal harusnya hari Senin (sejak kpn Chan jadi pengamen? hehe..) Dikarenakan hari Senin Chan kena Flue(alasan pdhal males kan?) akhirnya pindah hari. Next, hari Kamis malam Chan telp sana sini di agen-agen dari travel sampai agen di Solo ternyata paling malem jam 20.00 padahal Chan mo cari yang lebih malem lagi ya.. 1/3 malem juga ga papa. Ternyata hanya Kereta itu aja kelas Ekonomi.

Semua kebutuhan buat besok sudah Chan sipakan. Mulai kantor sampai barang pribadi (apa tu? bedak, lipstic?) Malam jam 21.45 akhirnya berangkat, Chan kira bakalan terlambat. Chan lari tak peduli. Gerbong 2 Chan naiki jalan dari ujung- ujung yang terlihat pemandangan manusia anech yang sepertinya terrpukau melihatku (weks...) Duduk sendiri di gerbong kursi 14.

"Klo kursi 13 apa jadinya ya.. Ah, paling muntah-muntah bau toilet. Wah, No. 13 emang keramat. apa lagi No. 1 yang paling deket toilet. Bakalan butuh oksigen tambahan." gumamku


Suara dentingan roda-roda kereta mulai beranjak naik turun. Jarang sekali Chan naek kereta apalagi kereta beroda manusia (Hii..). Di sebelah kiri ada kursi berisi pemuda-pemuda yang gaya bicaranya ketimuran. Ntah malang atau Surabaya jangan-jangan Timor leste. Seorang memandangku dengan pekat dan menarik senyum. Senyuman manisku juga Chan tarik dikit. Tetapi, kenapa itu pemuda masih juga senyum-senyum.


"Hadooh.. jangan-jangan dia gila, atau hombreng!" fikir negativeku.


Haduuh, Chan takut di apa-apain. Chan lom nikah masih perjaka. Chan juga lupa ga baea piring lagi!(OoO buat apa?) Chan takut diperkosa. Hahaha.. lebay! Nggak Chan aman koq kayaknya dia jinak. Asal jangan tatap matanya aja yang sayup-sayup mengandung arti (ngantuk). Chan ga bisa tidur terkena Insome. Hanya novel Rumah Merah dan Tralala-Tralili menemaniku. Laju kereta terus berjalan hingga tengah malam melewati waktu fajar. Sampai di Stasiun kota Tegal. Chan turun sempoyongan membawa Laptop dan baju ganti begitu berat. Mesti cepetan mandi dan cari sarapan.

Semua persiapan, selesai dari Sarapan, Dandan (Make over, Face Opp) kemudian Mandi. Terbailk ya.. Mandi di toilet umum dikit riskan. Fiuh.. takut ada CCTV atau Handycam nyasar di Toilet aja. Bisa-bisa Chan bersaing sama Miyabi ntar! Ga' lah... di toilet itu udah Chan cek ga ada apa-apa hanya ada aku dan kamu siapa? air keruh.

***

Jadwal traine selesai sebelum sholat Jum'at. Cari minum sebentar sembari nokrong di Alun-alun Kota Tegal menunggu waktu Sholat Jum'at.

Jam 14.00 Chan cari tiket jurusan Semarang(yang Jurusan IT ga ada..). Kelas bisnis piket jendela Chan dapatkan. Perjalanan selanjutnya aman dan bikin penat. Hanya beberapa senyuman tralala-trilili dan beberapa penjuaal kacang. Semua tugas terselesaikan. Kemabali dengan banya coretan di kertas lusuhku.

Cicak vs Buaya, Gila Semua!


Cicak vs Buaya ramai dibicarakan, liat ajah di tipi-tipi, blog and web. Bejibun komentar mereka. Ampe-ampe cicak beneran malu ngeliat namanya di pake perumpamaan. Klo buaya ma.. udah biasa di pakai perumpamaan, ga kaget buaya emang namanya udah tenar apa lagi di tambah kata "darat".


Sobat Bloger pada megang mana ne? Buaya apa cicak? Ato Tokek?
Klo Chan sih ngedukung yang bener!
Yang bener yg mana?
Yang bener ya ga ada!


Chan megang jelata ajah, yang kadang stres ngeliat buaya ama cicak saling berebut posisi merasa paling bener. Lah Wong, negara di buat bisnis, dibuat misteri. Pada ga punya malu kalie yaks.. Kasian tuh yang di putus cinta lalu naek tiang listrik, ato lagu lama gizi buruk.

Ahh..ga penting dahh.. yg penting kalian jelata masih bisa makan! Menurut loh?

Teror SMS Buat Si Amnesia


Suara bising jalanan tak terdengar lagi. Seperti biasa di waktu weekend lebih sering aku isi bermain sendiri di kamar yang sudah nampak layak kapal pecah. Sembari membaca setumpuk buku novel yang kemaren Chan dapat ketika perjalanan ke Jogja. Bahkan bulan ini masih ada beberapa PR yng belum Chan kerjakan bulan lalu. Apalagi kalau bukan buat Resensi Novel. Kamarku memang begitu sepi dari barang-barang yang tak penting.

"Grr.." Bergetar handphone di barengi nada dering.

Chan ambil, dan mulai masuk ke menu pesan. Mulai aku gabungkan huruf demi huruf yang kemudian aku tangkap sebuah kalimat dan di tutup dengan No Pengirim. 0813955

"Ini lagi! No Siapa sich yang dari kemaren terus nerocos ditelphone ga diangkat" geram dalam hatiku,

Sudah satu minggu ini ada teroris dalam hand phone.Chan tak tahu no ini, Hand Phone juga amnesia setelah beberapa waktu lalu terjatuh di toilet Masjid di Jogja. Pesen dari No. Misterius ini belum juga Chan hapus dari pertama, dia bertanya tentang kabar selanjutnya dia mengaku jika dia.. Ah perlu Chan katakan ga ya, mm.. tak apa lah

Dia mengatakan "Aku serpihan masa lalumu" kemudian masih banyak kata cinta dan pengkhinatan gaya anak muda terlampir. Siapa yang tak terdongak, melihat pesen aneh ini. Seumur-umur Chan tak ada terfikir melukai hati siapapun. Memang di masa kuliahku sedikit jahil terlalu perhatian kepada sekitar. Kemudian banyak orang menganggap lain. Sejak itu Chan mulai berusaha work alone. Boleh di bilang "biasa ajah".Beberapa pesen masuk tak aku balas, paling juga iseng. Tapi malah semakin menjadi. Dan hari ini Chan disuruh mengibarkan bendera cintanya! Gubraksss!!!

Semua insting detectiveku rada buyar tentang kasus khusus ini,
Sahabatku semua bantu chan memecah kan kasus ini,

Boleh kan Chan tahu No. Simpati 0813955 dari area mana?
Apa tujuan orang iseng seperti ini?

Peringati Sumpah Pemuda dengan Ngeblog!?


Tersungkur Darah Palestine

Secangkir coklat sudah tak nikmat
Dentuman peluru berbisik risih
Kepada kepala penjaga kesucian

Segar darah bercampur jeritan
Menjadi pembuka kebiadaban agresi
Derita Palestine tak berhenti

Menggenang segar air kemerahan
Udara yang tenang telah menghitam
Dan batu berderu menjadi debu
Bendera jihad berkibar berlumur peluh

Sedang aku tersungkur lupa makna
Ketika engkau terluka, maka ku terluka
Engkau bergerak, aku masih menyepi
Terdiam bak tak punya arti


Surakarta, 28 Oct 2009

Untuk kalian yang paling merasa suci dengan harokahmu!
Untuk kalian yang merasa ahlu sunah!
Untuk kalian yang berkiblat pada MUI!
Untuk kalian yang punya hati tak peduli dan tak bernyali!

Chan dengan tak begitu peduli hari ini bukan tak peduli dengan hari kebanggaan Indonesia ini, hari sumpah pemuda atau hari kebangkitan atau hari apapun.Chan ngelakuin apa yang di contohkan Rosul. Klo kayak begituan ma.. ajaran democrazy sedeng kedok zionis! Memang nenek moyang kalian bersumpah atas nama Allah? Paling bersumpah atas nama Sistem Kufur Demokrasi. Udah ga usah di bahas! Kenapa semua diam ketika Al Aqsa mulai di agresi? Kalian asyik sendiri? Kemana umat Islam? Katanya negara yang paling mayoritas Islam ternyata hanya campuran ateis berkedok tauhid.

Begitu juga diriku yang tak seberuntung kalian. Yang lahir di Palestine, Afganistan, Chech, Yaman, Qatar yang didepanya terbentang lautan jihad. Chan masih di sini sibuk sendiri merasa tak berarti hanya mengejar duniawi dan merasa sok suci. Tapi inilah garis hidup kita, tapi takkan lupa deretan do'a untuk saudaraku di Palestina tercinta. Dan chan merindukan hari itu dimana jihad menjadi halal bagi pemuda muslim Indonesia!

***

Indonesia hari ini,

Pemerintahan:
Baru ajah dilantik eh.. minta naek gaji, katanya abdi negara? Liat tuh abdi kraton yang di gaji cuman 5000 perak tiap bulan kadang ga mesti. Klo Chan sich only abdi Allah bukan abdi negara, bukan abdi keraton apa lagi abdi rakyat juga masyarakat jadi berusaha ikhlas. Ah.. dunia ini tak lebih dari bangkai kambing kawan! Liat buruh juga petani gaji segitu-gitu juga ga begitu masalah. Sedang loh barusan nongkrong rakyat masih ngurus gempa malah se enaknya minta gaji naek! ANECH!!! Sedeng kalian!

MUI dan Ulama:

Masih sibuk ngurusin ajaran sesat? Dalam Al Qur'am udah jelas mana sesat mana ga'! Bacalagi deh Qs. Al Imron 3:19. Mending ngurusin saudara muslim kita di Palestine yang mulai ditindas orang democrazy campur zionis. Nasionalisme kesampingkan Persaudaraan Islam dahulukan kalo perlu wajib jihad di ikrarkan.

Mahasiswa:

Kapan mo bentrok lagi? Jangan hanya di Makasar! Simpan tenaga dan fikiran kalian untuk merubah cara fikir kita yang udah ga normal sesat korban! Tinjau kembali hari sumpah pemuda, paling kalian juga lupa isinya. Kayak Chan ini lupa ga merasa bersumpah.. ih.. sory yach!

Rakyat Jelata:
Sabar ya Pak..Bu.. kita tonton aja mereka. Jangan ikut demo apalagi bentrok ama penegak hukum, udah kita itu biarpun bener juga dianggep salah. Kan hukum bisa di beli bisa dibuat mendadak sesuai hati nurani atau akal busuk bahkan hukumnya di buat setelah terjadi pelanggaran hukum.. Lah mbulet! Yang penting esok bisa makan dulu..ama gaplek kering juga lumayan.

- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Sumber:
Banyak dari berita tipi ampe koran!